,

Iklan

Arobi Kelian : Sebuah Pesan Tegas, Membangun IWN Tanpa Dinasti

Rabu, 05 Februari 2025, 12.36 WIB Last Updated 2025-02-05T05:36:02Z

Foto Source Fb : Arobi Kelian 

TribunIKN.Com -  Pada Senin, 3 Februari 2025, sebuah status yang viral di media sosial memicu perdebatan hangat di berbagai grup WhatsApp dan kalangan publik. Pengguna akun Arobi Kelian yang juga merupakan warga asli IWN, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang memberikan tanggapan atas status yang ia unggah, baik yang santai hingga yang cukup emosional, bahkan beberapa orang terlihat mengejeknya.


“Terima kasih kepada semua yang menanggapi status saya. Respons yang saya terima, meskipun ada yang panas, malah menunjukkan banyak perhatian terhadap isu yang saya angkat. Saya sangat bersyukur karena perbincangan ini menyebar luas, bahkan hingga ke grup-grup WhatsApp,” ujarnya.


Namun, dalam pernyataan berikutnya, ia menyoroti bahwa status tersebut mungkin membuat sebagian pihak merasa terganggu. Hal ini karena terdapat niat tersirat untuk menguasai SBT (sebuah daerah di IWN) dalam jangka panjang, bahkan lebih dari 20 hingga 30 tahun ke depan.


Ia menyarankan, “Jika ada yang berniat menguasai SBT dalam jangka panjang, lebih baik kita ajukan ke pemerintah pusat agar daerah ini bisa menjadi daerah khusus, seperti halnya Yogyakarta, di mana kepala daerah bisa bergilir berdasarkan garis keturunan Kesultanan.” 


Pernyataan ini semakin menarik perhatian publik, yang semakin penasaran dengan apa yang dimaksud oleh sang pengunggah status. Namun, ia menegaskan bahwa tujuannya bukanlah untuk membangun dinasti kekuasaan di daerah asalnya.


"Jika tidak ada niat untuk membangun dinasti kekuasaan di IWN, maka tidak perlu merasa terganggu dengan status saya. Ini adalah bagian dari upaya saya sebagai anak daerah untuk mengingatkan agar kita tidak jatuh ke dalam jebakan dinasti kekuasaan. Jika ada yang diberikan amanah oleh rakyat untuk memimpin, mari kita berusaha untuk melayani, bukan untuk membangun kekuasaan turun-temurun," tegasnya.


Ketua DPC PDI - Perjuangan tersebut mengakhiri pesan dengan ajakan yang cukup emosional, "Kami akan terus melawan segala bentuk upaya membangun dinasti kekuasaan di IWN dan di seluruh Indonesia, selama itu bertentangan dengan kepentingan rakyat. Salam Waras dan Merdeka!"


Pesan ini kini menjadi topik yang banyak dibicarakan, dengan berbagai pihak memberikan dukungan dan respons terhadap ajakan untuk menjaga integritas kepemimpinan yang adil dan bebas dari kepentingan pribadi.